About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 16 Juli 2013

Batik Unggulan Desa Kedungdowo

Batik Unggulan Desa Kedungdowo





Batik di setiap daerah mempunyai ciri khas masing-masing. Begitu juga yang terdapat di desa kedungdowo. Batik disini memiliki motif yang khas yaitu berupa gambar biota laut seperti kerang, siput laut dan ganggang laut. Terdapat juga gambar buah asem dan daun asem yang menjadi ciri khas dari madura. Di kedungdowo produksi batik baru dimulai pada tahun 2012. 


Warna-warna batik disini juga cerah disesuaikan dengan motif yang digambarkan pada kain. Misalnya, jika gambar yang digunakan adalah kerang dan ganggang laut maka warna yang digunakan adalah biru laut atau kuning. Disini juga melayani pemesanan sesuai permintaan mengenai motif apa yang diinginkan dan warna apa sesuai permintaan pemesan. Batik yang dijual berupa kain, selendang, dan jilbab yang cocok .Bahan yang digunakan juga memiliki kualitas yang bagus sehingga hasil akhir dari batik lebih bagus dan tahan lama. Harga batik mulai dari Rp.75.000- Rp.350.000 tergantung jenis kain yang digunakan. 

Untuk Informasi lebih lanjut hubungi 085236977404 (Sumaryatin)

Aksesoris Produk Unggulan Kedungdowo

Aksesoris Produk Unggulan Kedungdowo


Kerajinan flanel dan kain perca merupakan kerajinan yang unik dan menarik karena masih jarang dibuat oleh masyarakat. Kerajinan ini bisa dibuat untuk berbagai keperluan, tergantung kreatifitas kita. 


 Bentuk-bentuk kerajinan ini  terdiri dari :
 ·         Accesoris seperti : jepit, bando, bros, gantungan kunci, dll
·         Pernik-pernik hiasan seperti : figura, gantungan dinding, gantungan kaca, dll
·         Peralatan rumah tangga seperti : toples, kotak tisu, buket bunga, dll
Pembuatan kerajinan flanel ini melalui beberapa proses yaitu proses pembutan pola yang diinginkan, pemotongan kain sesuai pola, pengeleman, penyulaman, finishing. Setelah melalui beberapa proses di atas, kerajinan flanel siap untuk dipasarkan. Dengan bentuk yang unik dan masih jarang maka kerajinan Accessoris ini akan banyak diminati oleh masyarakat.

Info lebih lanjut hubungi : 085259355456 (Zainiyah)

Produk Unggulan Desa Kudungdowo yaitu Jamu Pokak Jahe


Produk Unggulan Desa Kudungdowo yaitu  Jamu Pokak Jahe


Jamu Pokak Jahe merupakan jamu khas warga desa Kedungdowo yang terbuat dari campuran jahe dan gula dan bahan tambahan yang terdiri dari sereh, kayu manis, kapulagi, dan juga pandan. Jamu pokak jahe berkhasiat untuk menambah stamina  laki-laki maupun wanita, mengobati sakit pinggang,  mengobati masuk angin, dan juga sebagai minuman penyegar. Harga jamu pokak jahe cukup terjangkau, yaitu Rp.3000 per bungkus untuk 4x minum. Cara untuk meminum jamu adalah serbuk jamu diseduh dengan air panas dan kemudian diaduk dan diminum selagi panas.



Jamu pokak Jahe dibuat langsung oleh ibu-ibu desa Kedungdowo dirumahnya. Pembuatan Jamu yang sederhana membuat ibu-ibu mengisi waktu luangnya dengan memproduksi jamu dan melayani pesanan jamu. Pembuatan jamu sudah dimulai tahun 2010 hingga sekarang. Dengan keterbatasan sarana dan prasarana pembuatan jamu masih dilakukan berdasarkan pesanan. Jamu merupakan salah satu minuman warisan nenek moyang asli indonesia. Jagalah budaya kita agar tetap bertahan dan bisa dinikmati oleh anak cucu kita nanti. 



Kemoceng Salah Satu Produk Unggulan Desa Kedungdowo

Kemoceng Salah Satu Produk Unggulan Desa Kedungdowo

Kemoceng adalah salah satu alat pembersih yang terdiri dari bagian bulu-bulu dan biasanya terpasang atau terikat menjadi satu bagian bulat. Bentuk kemoceng hampir selalu mengalami perubahan mulai dari bahan bulu, rafia, dan kain. Kemoceng dapat diikatkan de sebuah pegangan dengan pegangan yang terbuat dari kayu atau besi.

Kemoceng merupakan salah satu produk unggulan rumah tangga desa kedungdowo. Kemoceng ini terbuat dari tali rafia yang banyak terdapat di toko. Jenis tali rafia yang berbeda menghasilkan kualitas kemoceng yang berbeda pula. Harga kemoceng berkisar antara Rp.6.000 – Rp.15.000. harga tersebut disesuaikan dengan kualitas kemoceng yang dihasilkan. 



Kerajinan kemoceng ini dibuat langsung dengan tangan oleh para pengrajin yang merupakan  ibu – ibu  rumah tangga desa Kedungdowo. Pembuatan Kerajinan kemoceng ini dapat mengisi waktu luang  ibu-ibu rumah tangga selain mengurusi kebutuhan keluarga dan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat desa Kedungdowo.

Kerajinan kemoceng ini sudah berlangsung cukup lama yaitu di mulai pada tahun 2010 hingga sekarang. Hasil kemoceng ini juga sudah cukup di kenal di berbagai daerah sehingga produksi kemoceng tersebut  sudah dipesan hingga Surabaya dan pulau Lombok. . dengan demikian dapat dilihat bahwa produk kerajinan Kemoceng ini memiliki kualitas yang dapat diakui secara Nasional.

Info lebih lanjut hubungi : 085257459681


Kue Kosmbi dan Ladrang Produk Unggulan Desa Kedungdowo

Kue Kosambi dan Ladrang Produk Unggulan Desa Kedungdowo


Kue kosambi merupakan kue khas desa Kedungdowo yang terbuat dari telur, gula, dan tepung ketan. Bentuk kue kosambi sangat unik dan membutuhkan keterampilan khusus dalam pembuatannya.

Gambar Kue Kosambi 

Harga kue kosambi adalah sebesar Rp.10.000 per bungkusnya. Sedangkan kue Ladrang terbuat dari tepung terigu, telur, mentega, masako, dan gula salju. Harga kue ladrang adalah sebesar Rp.12.000 per bungkus.


Gambar Kue Ladrang

Pembuatan kue Kosambi dan kue Ladrang dilakukan oleh ibu-ibu di desa Kedungdowo dan dibantu oleh para tetangga. Pemasaran kue kosambi dan kue ladrang sudah merambah mulai dari Situbondo hingga Bondowoso dan Jember. Dengan keunikan bentuk dan rasa maka kue kosambi dan ladrang akan berpotensi diminati oleh konsumen dari dalam maupun luar daerah situbondo.

Info lebih lanjut hubungi : 085330105354 (Nur Hidayati)



Kamis, 28 Februari 2013

Struktur KIM KRISANA


KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)
“ K R I S A N A “
JALAN KAYUMAS KP. BUKKOL MANIS RT. 01 / RW. 01 DESA KEDUNGDOWO KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO 68371
 

STRUKTUR PENGURUS KIM “ KRISANA “

Ketua                           : Ahmad Didit Mulyadi
Wakil Ketua                 : Syamsul Khoir Iriyanto
Sekretaris                     : Zaituna
Wakil Sekretaris           : Retno Septi Wulandari
Bendahara                    : Khaerani Zahro
Wakil Bendahara          : Sri Astutik

Rabu, 20 Februari 2013

SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI KIM KRISANA KEDUNGDOWO ARJASA SITUBONDO



KOMINFO SITUBONDO
KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT
( K I M ) “ K R I S A N A ”
Alamat : KP. Bukkol Manis Rt. 01 Rw. 01 Desa Kedungdowo Kecamatan Arjasa
Kabupaten Situbondo (68371)

             Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM ) KRISANA yang merupakan Organisasi kemasyarakatan yang lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhannya terletak di di perkotaan / pedesaan beranggotakan 3 (tiga) sampai 30 (tiga puluh) orang dapat terdiri dari remaja, orang dewasa / tua, laki-laki atau perempuan, Pelajar atau mahasiswa, pedagang, petani atau nelayan, dll. 

             Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM ) KRISANA berlokasi di Desa Kedungdowo Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo Provinsi Jawa Timur, terdisi dari 4 dusun ( Dusun Krajan: 777 jiwa, Dusun Bukkol Manis: 870 jiwa, Dusun Bengko Sabe: 888 jiwa, Dusun Timur Curah: 774 jiwa) dengan jumlah penduduk 3.309 jiwa atau 1.180 Kepala Keluarga ( KK ).Luas dari Desa Kedungdowo adalah 49.468 Ha, tinggi: 0-1000 m, Suhu rata – rata: 28,5­0 C - 300 C, Curah Hujan: 67,05 mm / tahun, koordinat: 1130. 380 - 1140. 420 BT dan 70. 350 - 70. 440 LS. Mata pencaharian utama masyarakat disini adalah petani. Desa ini memiliki sejumlah sumberdaya alam potensial seperti Padi, Jagung, Tembakau, Polawijo. Adapun produk unggulan pertanian kecamatan ini adalah Padi  dan unggulan produk lain seperti Tembakau dan Jagung.


- TUJUAN PEMBENTUKAN KIM
1.      Menemukan masalah bersama melalui diskusi dengan anggota kelompok.
2.      Mengenali cara pemecahan masalah
3.      Membuat keputusan bersama
4.      Melaksanakan keputusan dengan kerjasama.
5.      Mengembangkan jaringan informasi untuk memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan.

- VISI KIM              
Terwujudnya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera

- MISI KIM
Mendorong tumbuh dan berkembangnya KIM secara mandiri sebagai wahana informasi dalam masyarakat.
Meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat.
Meningkatkan kemampuan Anggota KIM dan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi informasi dan mengatasi kesenjangan informasi.


TUGAS KIM
  1. Mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi.
  2. Memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat.
  3. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.
  4. Menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok yang lainnya untuk mewujudkan kebersamaan, kesatuan dan persatuan bangsa.
FUNGSI KIM
   Sebagai wahana informasi:

  1. Antar anggota KIM secara horisontal
  2. Dari KIM ke pemerintah secara bottom up
  3. Dari pemerintah kepada masyarakat secara top down
  4. Sebagai mitra dialog dengan Pemerintah, Pemda Provinsi dan Pemda Kabupaten/Kota dalam merumuskan kebijakan publik.
  5. Sarana peningkatan literasi masyarakat di bidang informasi dan media massa serta teknologi informasi dan komunikasi di kalangan anggota KIM dan masyarakat.
  6. Sebagai lembaga yang memiliki nilai ekonomi.
AKTIVITAS POKOK KIM : A D I N D A
  • Akses Informasi yaitu melakukan aktivitas untuk mengakses   informasi dari berbagai sumber, baik sumber langsung maupun tidak langsung
  • Diskusi yaitu setelah mengakses informasi kemudian dilakukan diskusi, tukar menukar informasi, dan memecahkan masalah
  • Implementasi yaitu tahapan yang sebelumnya diputuskan akan menerapkan atau mendayagunakan pengetahuan atau informasi yang di peroleh
  • Networking yang merupakan hubungan antar KIM atau antara anggota setiap KIM secara teratur dalam rangka saling tukar menukar informasi.
  • Diseminasi Informasi (Penyebaran Informasi) yaitu menyebarluaskan informasi, bisa dilakukan bila informasi itu sudah diolah dan diyakini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
  • Aspirasi, kegiatan KIM tidak saja menyebarkan informasi tetapi juga menyerap aspirasi masyarakat
KEDUDUKAN DAN SIFAT KIM
  • Setiap kelompok sosial dapat membentuk KIM mulai dari tingkat RT, RW, Dusun/lingkungan , Desa / Kelurahan sampai organisasi – organisasi yang ada dalam masyarakat .
  • Bersifat mandiri (bebas / independen ) dan swadaya .
  • KIM bersifat non partisan atau tidak terkait  dengan partai atau kepentingan politik apapun.
  • Untuk mencukupi dana operasional serta kesejahteraan anggota KIM dapat melakukan kegiatan usaha melalui unit – unit usaha yang dibangunnya.
  • KIM yang sudah terbentuk memerlukan adanya pengakuan/pengukuhan dari masyarakat dan lembaga Pemerintah, dari tingkat Kelurahan/Desa atau Kecamatan atau Kabupaten / Kota atau Provinsi. Dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi yang ada, KIM dapat berbentuk Yayasan atau bentuk Badan Hukum lainnya .
HUBUNGAN KELEMBAGAAN
  • KIM tidak memiliki hubungan hirarki dengan Pemerintah.
  • KIM memiliki hubungan keseteraan dengan media informasi lainnya dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat .
  • KIM sebagai mitra kerja Pemerintah melaksanakan pembangunan seluruh masyarakat agar serasi dan menfasilitasi kelompok kurang beruntung.